• Home
  • Course
  • About
More

    Kamerawan Jurnalis Indonesia ( KJI ) mengutuk kekerasan terhadap wartawan Metro TV Darbe Tyas

    Sejumlah organisasi wartawan mengutuk aksi kekerasan yang dilakukan aparat Polres Banyumas dan Satpol PP Pemkab Banyumas terhadap wartawan-wartawan yang meliputi demonstrasi menolak proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTPB) Gunung Slamet di Kantor Bupati Banyumas, Purwokerto, Jawa Tengah, Senin (9/10/2017) malam.

    ketua kamerawan jurnalis indonesia Bram harwin mengatakan :

    UU PERS kian diabaikan, terus terulang.
    Di mana Pers di Indonesia pada masa reformasi memiliki kebebasan untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat tentang suatu peristiwa yang sedang terjadi.
    Namun lahirnya kebebasan pers ini juga diikuti dengan meningkatnya ancaman keamanan terhadap pekerja pers.
    Namun disayangkan, profesi wartawan atau jurnalis yang dilindungi dalam UU Pers No. 40 Tahun 1999, bedasarkan ketetapan DPR RI pada Bab VIII perihal ketentuan pidana Pasal 18 poin 1 yang menyebutkan,setiap orang yang secara hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan pasal 4 Ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun atau denda paling banyak Rp. 500.000.000,- (lima ratus juta rupiah)
    Justru telah dilanggar aparat keamanan (satpol PP) yang menganiaya dan melakukan perbuatab tidak menyenangkan dan berusaha menghalangi tugas wartawan.
    Hal ini terbukti adanya kasus tindak kekerasan dan penghinaan yang dialami jurnalis Darbe Tyas dari
    Kondisi ini merupakan Tindakan kekerasan dan telah menghalang-halangi profesi jurnalis saat melakukan tugas peliputan.
    Dengan ini, Kamerawan JurnaIis Indonesia ( KJI ) menyatakan sikap  mengecam keras tindakan oknum pelaku kekerasan terhadap jurnalis tersebut. Kji meminta pihak kepolisian untuk mengusut dan memproses para pelaku tindak kekerasan dan penghinaan terhadap jurnalis tersebut.
     Peritiwa ini menunjukan ketidak pahaman atas tugas seorang wartawan atau jurnalis dengan di abaikannya uu pers. Dalam peristiwa kekerasan dan penghinaan tersebut korban mengalami trauma.
     
    BACA :, Darbe Tyas menjadi korban kekerasan aparat
     Peristiwa ini berawal pada saat Darbe melakukan peliputan acara meliput pembubaran paksa aksi tolak pembangunan
    PLTPB Gunung Slamet di depan kantor Bupati Banyumas, Senin (9/10) malam.
    Pembubaran paksa aksi penolakan PLTB di depan kantor Bupati Banyumas dilakukan secara brutal, sehingga salah satu wartawan Metro TV, Darbe Tyas menjadi korban kekerasan fisik, berupa pemukulan dan  pengroyokan sejumlah anggota kepolisian Polres Banyumas dan Satpol PP Pemkab Banyumas.
    Saat terjadi aksi pembubaran paksa massa aksi secara brutal dan membabi buta, sekitar pukul 22.00, empat wartawan dari Suara Merdeka (Agus Wahyudi), Satelitpost (Aulia El Hakim), Radar Banyumas (Maulidin Wahyu)
    dan Metro TV (Darbe Tyas), langsung mengabadikan momen tersebut. Sebelum empat wartawan ini datang ke lokasi aksi, fotografer Suara Merdeka yang mengabadikan gambar lebih awal, mengalami kekerasan psikis dengan dirampas alat kerjanya (foto), padahal yang bersangkutan sudah memberitahukan dari media Suara Merdeka.
    Kejadian yang patut disesalkan saat wartawan Metro TV, Darbe, diinjak-injak, ditendang dan dipukul oleh sekitar 10 aparat. Saat terdorong hingga tersungkur, yang bersangkutan sudah menyampaikan adalah wartawan dan memperlihatkan ID Card-nya. Namun justru ia ditangkap, diarak oleh sejumlah anggota polisi dan Satpol PP. Setelah diarak ke arah gerbang kabupaten dari arah depan Pendapa, Si Panji langsung dianiaya.
    Tindakan brutal oknum aparat tersebut, selain menyebabkan luka di sejumlah tubuh, kacamata Darbe hilang dan kartu ID Card, ikut dirampas dan tidak dikembalikan. Oknum aparat melakukan tindakan tersebut karena
    melihat posisi wartawan televisi ini paling banyak mengabadikan momen kekerasan terhadap massa aksi.

    Recent Articles

    Yuk Mengenal Teknologi Artificial Intelligence di Kamera Hp

    MacBook Pro 15 Inci Dilarang Masuk Pesawat di AS, Ini Alasannya

    Lembaga keamanan penerbangan di Amerika Serikat melarang laptop MacBook Pro masuk pesawat. Alasannya terletak di urusan baterai. Apple sendiri...

    Yuk mengenal Perbedaan Netflix, Prime Video, Genflix, iflix, dan HOOQ

    Layanan streaming berbayar kini mulai merajalela hingga menggeser media konvensional untuk menyaksikan berbagai tayangan. Netflix adalah salah satunya. Penyedia layanan media streaming digital yang berbasis di...

    WhatsApp Bisa Dikunci dengan Sidik Jari, Begini Caranya

    Keamanan percakapan WhatsApp menjadi hal yang diperhatikan pengguna. WhatsApp memahami hal itu dan mulai mencoba sistem keamanan baru, yakni menggunakan fingerprint scanner atau pemindai sidik jari.

    Cara Pakai Filter AR InstaStories Baru di Instagram

    Instagram kini punya banyak filter AR baru di platformnya. Hal ini dimungkinkan karena media sosial itu telah membebaskan penggunanya untuk membuat filter Augmented Reality...

    Related Stories

    Leave A Reply

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    Stay on op - Ge the daily news in your inbox

    My title