5 Tips untuk Membuat Konten Video Menarik Ala Google

Perkembangan dunia maya saat ini memang sangat cepat. Faktor teknologi dan pertumbuhan internet yang ada telah membuat jejaring sosial begitu massiv-nya. Media sosial sebagai salah satu dampak dari menggeliatnya dunia online pun saat ini pun merupakan sebuah fenomena tersendiri.

Sebagai sebuah fenomena, media sosial ini juga telah mampu mengubah beberapa tren hidup di masayarakat. Seperti dalam pemasaran atau penjualan produk, kini selain tulisan, beberapa bisnis mulai marak menggunakan video sebagai metode untuk menarik konsumen.

Google Indonesia, mengatakan, untuk menciptakan video yang mampu menarik konsumen, ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh pembuat konten. Lalu apa saja konten video yang mampu meng-attract masyarakat tersebut. Berikut beberapa tips yang disampaikan oleh Google Indonesia.

1. Video Harus Relevan dan Memiliki Value

Bacajuga: Mengenal Foreground, Middleground, dan Background dalam komposisi Videografi

Untuk membuat konten video yang menarik buat konsumen adalah membuat video yang relevan dan memiliki value. Dengan adanya video yang relevan atau sejalan dengan isu yang sedang ramai dibicarakan di masyarakat maka video tersebut memiliki peluang yang besar untuk menjadi viral.

Contohnya saja video tentang melemahnya mata uang Rupiah atas Dollar yang menjadi viral di sebuah media sosial. Video ini bisa Anda jadikan acuan untuk konten video Anda. Selain relevan, hal lain yang perlu Anda perhatikan adalah value

2. Membuat Konten Video Lewat Kolaborasi YouTuber

baca juga: 5 Langkah Ini Terbukti Dapat Meningkatkan Peringkat Video YouTube.

Berikutnya tips untuk bisa membuat video yang menarik ala Google adalah dengan berkolaborasi dengan YouTuber. Hal ini bisa Anda lakukan jika Anda memang benar-benar tidak memiliki ide untuk konten video Anda. Dalam hal ini Veronica menyarankan untuk melakukan kolaborasi dengan YouTuber Indonesia yang sudah menyandang nama populer.

Baca Juga  Mode "Picture in Picture" YouTube Kini Tersedia Gratis Untuk Android
Baca Juga  3 Aplikasi Photo Terbaru Dari Google, bisa bikin photo kamu Bergerak

Dengan melakukan kolaborasi dengan YouTuber yang notabene sudah memiliki fanbase dan subscription dalam jumlah besar maka seseorang akan memiliki peluang besar untuk menarik pengunjung atau konsumen. Namun harus diperhatikan dalam menjalankan tips ini Anda harus benar-benar bisa memilih penggiat YouTube yang tepat dengan dengan image serta target pasar Anda.

3. Buat Interaksi dengan Penonton

Baca Juga: 3 Langkah Dengan Panduan Gambar Ini Kamu Pasti Bisa Melakukan Live Streaming Di Youtube.

Video yang mampu berinteraksi dengan penonton memang lebih berpeluang untuk mendatangkan ketertarikan. Dalam hal ini Veronica mengungkapkan, saat berinteraksi, pengiklan harus bisa meminta umpan balik pada penonton. Umpan balik atau timbal balik ini bisa berupa memberikan like, komentar atau membaginya ke media sosial yang lain.

Namun jangan lupa untuk mengusahakan agar penonton mampu memberikan umpan balik yang positif. Tapi bila ada penonton yang memberikan kritik, Anda juga tidak boleh mengacuhkannya. Sebab kritik bisa jadi akan membuat Anda dan bisnis Anda lebih baik lagi untuk kedepannya.

4. Jadikan Video Mudah Dipahami Semua Orang

Baca juga: 17 Contoh Video Instagram yang Menginspirasi Dari Oreo, GoPro, BuzzFeed & Lainnya

Anda atau pengiklan bisa jadi membuat video secara mandiri, namun yang perlu selalu diingat adalah Anda harus menciptakan video yang mudah dipahami penonton. Jangan hanya berfokus pada diri Anda sendiri. Karena ini video untuk umum, maka Anda mau tidak mau harus bisa membuat video yang mampu dipahami semua orang.

Lebih lanjut Veronica menjelaskan bahwa meski membuat video berseri, Anda harus membuat video yang dapat dapat ditonton secara terpisah.  Jangan seperti sinetron, di mana penonton diharuskan menonton semua episodenya agar bisa mengerti jalan ceritanya.

5. Sisipkan Cerita yang Menarik

Baca juga: 9 Langkah: Membuat Video Ala Videographer Profesional

Baca Juga  wartawan Metro TV, Darbe Tyas menjadi korban kekerasan aparat
Baca Juga  wartawan Metro TV, Darbe Tyas menjadi korban kekerasan aparat

Terakhir, tips untuk membuat konten video yang menarik menurut Veronica Utami dari Google Indonesia adalah dengan menyelipkan cerita yang juga menarik. Menurut sebuah riset, sebuah cerita memang sangat kuat untuk bisa mempengaruhi penonton.

Apalagi jika Anda mampu membuat cerita yang sangat menarik pada video iklan tersebut. Dijelaskan Veronica, ketika pengiklan bisa menyisipkan cerita yang menarik pada sebuah video, penonton akan menyaksikan video iklan tersebut dengan sendirinya, walaupun durasi video tersebut cukup panjang.

 

 

 

Recent Articles

Panduan Lengkap – Camera shot, Angles dan Perspektif

Pemilihan sudut kamera dengan dengat tepat akan memengaruhi reaksi audiens dan interpretasi tentang apa yang disajikan dalam layar.

Ponsel Black Market Resmi di Blokir, cek Imei Sebelum Membeli

Mulai tanggal 15 September 2020, Pemerintah Indonesia memberlakukan pemblokiran ponsel black market (BM) melalui identifikasi nomor International Mobile Equipment Identity (IMEI). handphone,...

Google mengumumkan paket hardware Meet, untuk ruang konferensi

Google dengan cepat memperbarui perangkat lunak konferensi video Google Meet-nya, karena pandemi COVID-19 berarti lebih banyak orang mengandalkannya . Baru baru ini,...

5 Trik Visual Storytelling : Membangun Karakter

Content creator sering bertanya "apa itu visual storytelling"?, Visualstorytelling adalah seni mengkomunikasikan ide, konsep, informasi, secara runtun, efektif melalui media visual agar...

85% Ekstensi Pada Browser Chrome Tidak Memiliki Kebijakan Privasi

Beberapa browser terkenal seperti Google Chrome menyediakan ekstensi, di mana fitur ini berguna bagi mereka yang ingin menggunakan pemblokir iklan, pintasan, menyimpan...

Stay on op - Ge the daily news in your inbox

Related Stories

1 Comment

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here