Fitur HDR? Kapan dan Bagaimana Menggunakannya

Saya yakin semu kita pasti pernah mendengar istilah “HDR”. Pada kamera, apa dan kapan fungsi HDR ini digunakan?

Sebagai ilustrasi pernahkan kamu prustasi saat mengambil gambar dengan kontras yang tinggi? kita tidak pernah menemukan hasil maksimal untuk konsisi ini? kadang under exposure kadang backlight dll. Dalam kondisi seperti ini fitur “HDR” adalah solusi yang di berikan oleh kamera moderen saat ini.

Apa itu HDR?

HDR adalah singkatan dari  “high dynamic range” atau rentang dinamis yang tinggi.  Bagi  yang tidak begitu mengenal istilah teknologi tinggi ini, rentang dinamis pada dasarnya hanyalah perbedaan antara cahaya paling terang  paling gelap yang dapat ditangkap oleh kamera. Jika subjek yang di rekam melebihi jangkauan dinamis kamera, gambar cenderung menghilang ke putih, atau ke area gelap (warna hitam). Secara teknis tidak mudah merekam gambar dan  menangkap dan mendapatkan kedua ujung spektrum ini secara sempurna, tetapi dengan teknik pemotretan modern dan perangkat lunak pasca-pemrosesan lanjutan, kesulitan teknis ini dapat di atasi.

Jadi secara umum dapat kita katakan yang dimaksud dengan HDR adalah gaya foto tertentu dengan rentang dinamis yang  tinggi.

Cara Kerja HDR

Pada tingkat paling dasar, foto HDR benar-benar hanya dua,tiga, atau sembilan foto yang diambil dengan paparan yang berbeda dan kemudian digabungkan  untuk menghasilakn sebuah gambar yang lebih baik; merekam HDR dalam kamera, biasanya dalam kualitas JPEG yang lebih rendah daripada RAW. Yaitu, foto subjek yang sama diambil dengan berbagai kombinasi kecepatan rana untuk menghasilkan satu set gambar dengan luminositas yang bervariasi. (HDR fotografi bekerja paling baik dengan kamera pada tripod dan camera sepenuhnya diam) Kemudian, dengan bantuan perangkat lunak pasca-pemrosesan lanjutan, kita dapat memadukan foto foto tersebut untuk membuat satu gambar terdiri dari bagian adegan yang paling terfokus, terang, dan berwarna-warni. Lihat gambar di bawah ini untuk melihat tampilannya:

Hasil penggabungan dari gambar di atas

Cara membuat gambar HDR

Ada beberapa hal yang kita butuhkan untuk mendapatkan gambar HDR terbaik:

Baca Juga  9 Tips "Bikinkonten" Kamu Disukai Google

1. Camera:
Kamera dengan fungsi Auto Exposure Bracketing (AEB). AEB tidak 100 persen diperlukan, tetapi tanpa itu kita harus menyesuaikan pengaturan kamera  secara manual pada setiap shoot,  fungsi ini memudahkan kita saat subjeck bergrak atau perubahan posisi kamera. karena jika gambar yang di rekam  tidak sejalan maka gambar HDR akhir mungkin akan terlihat aneh.

2.Tripod
Tripod atau stabilizer lainnya. setelah gambar di rekam aplikasi akan  menyejajarkan beberapa gambar, jika gambar kita goyang tentu sangat sulit mendapatkan hasil  terbaik. jadi menurut saya penggunaan tripod sangat sangat  direkomendasikan untuk hasil terbaik.

3. HDR photo-blending software
Ada begitu banyak software di luar sana untuk memproduksi gambar HDR tapi  Secara umum dari beberapa forum
  komunitas fotografi,  Photomatix adalah salah satu pilihan yang paling baik dan dan memiliki fitur sangat lengkap.  Perangkat lunak lain yang sangat populer adalah Aurora HDR. Untuk  opsi gratis yang baik, saya merekomendasikan Luminance HDR.

Luminance adalah salah satu program HDR  gratis yang paling baik  dan fleksibel yang pernah saya coba,Software ini  menawarkan enam algoritma pencampur foto yang berbeda untuk dimain-mainkan, jadi tidak masalah jika kita menguji untuk  mencari hasil yang lebih realistis atau surrealistik,kita dapat mengaturnya dengan Luminance. software ini sangat baik untuk para pemula

Nah setelah saat  semua peralatan kita persiapkan  kini saatnya keluar untuk mengambil gambar, Berikut beberapa kiat untuk mendapatkan foto yang bagus:

  • Karena sifat HDR dan kontinuitas pencahayaan, kita mungkin akan mengalami sedikit kesulitan untuk merekam subjek  bergerak. Jadi merekam subjek dengan sedikit mungkin pergerakan adalah pilihan terbaik.
  • perhatikan dengan baik adegan dan subjek yang memiliki kontras yang tinggi dan terlihat antara area terang dan gelap. area ini nantinya akan menjadi parameter dalan proses HDR.
  • Jika memiliki memory yang cukup besar coba cobalah merekam dalam format RAW, untuk mendapatkan lebih banyak detail pada gambar,JPEG menggunakan kompresi berat untuk mengurangi ukuran file dan biasanya akan menghilangan detail pada gambar.
  • Namun dari semua tips di atas, ingat bahwa tips ini tidak lebih dari sekedar panduan. dan saya yakin teman teman pasti memiliki trik dan cara sendiri untuk bereksperimen dan bermain-main dengan kamera dan gaya shooting.

HDR Seluler

Saat ini, bahkan smartphone paling murah pun memiliki fitur menangkap gambar HDR yang cukup baik. Bahkan, Android dan iOS keduanya menawarkan mode pemotretan HDR secara langsung melalui  aplikasi kamera yang sangat banyak untuk di download untuk info aplikasi terbaik lihat disini dan disini, dan aplikasi seluler pihak ketiga, seperti Adobe Lightroom, juga mengimplementasikan pengeditan HDR.

Baca juga: 5 Aplikasi Kamera untuk smartphone Android terbaik 2018

Baca Juga  5 Trik Visual Storytelling : Membangun Karakter
Baca Juga  10 Trik Sederhana Membuat Video Toko Online Untuk Media Sosial

Proses untuk mengambil foto HDR pada ponsel hampir sama dengan merekam foto pada kamera DSLR dan Mirrorless – serangkaian gambar diambil pada berbagai pencahayaan untuk memastikan rentang dinamis yang paling baik dalam sebuah adegan. hanya saja perlu di perhatikan adalah mengambil foto HDR pada smartphone jauh lebih mudah,cukup mengaktifkan mode HDR dan mulai mengambil gambar.

HDR di iOS

Perangkat Apple  memiliki tiga opsi HDR berbeda yang dapat digunakan mode gambar diam: Aktif, Otomatis, dan Nonaktif. Ketika diaktifkan “Aktif,” perangkat iOS Anda akan secara otomatis mengambil tiga gambar terpisah dan menggabungkannya menjadi satu gambar yang akan disimpan dalam rol kamera. Mengatur perangkat iOS  ke “Otomatis” akan memastikan telepon  menggunakan mode HDR ketika merekam  adegan kontras tinggi. “Off,” tentu saja, akan menonaktifkan mode pengambilan HDR. Di iOS 11 dan yang lebih baru, kita hanya memiliki Auto dan Off. Catatan: iOS dapat menyimpan HDR dan versi eksposur normal; aktifkan Keep Normal Photo di pengaturan kamera.

HDR di Android

Android juga menawarkan mode HDR, tetapi tidak terlalu sempurna pada aplikasi kamera bawaan. Saat memotret dalam mode kamera ini, perangkat Android Anda akan menangkap beberapa eksposur dalam urutan cepat dan secara otomatis menyatukannya bersama-sama untuk membuat foto HDR akhir. Untuk melihat aplikasi camera terbaik untuk android lihat disini

HDR Video

 

Fotografi bukan satu-satunya yang mampu membentuk citra HDR media visual. Sekarang, berkat kamera video yang lebih mumpuni dan perangkat TV yang kompatibel, pengambilan video HDR juga dimungkinkan. Tetapi fotografi HDR dan videografi HDR menggunakan proses yang berbeda.

Berbeda dengan fotografi yang merekam dalam berbagai exposurem,video HDR lebih sering di rekam dengan menggunakan exposure yang sama.Sensor kamera moderen saat ini mampu menangkap jangkauan yang lebih dinamis kemudian informasi eksposur pada hampir semua rentang dapat sesuaikan dalam pascaproduksi.

 

Baca Juga  Merekam Video Stabil Tanpa Tripod
Baca Juga  Tips Langkah demi Langkah : Cara Mengedit Foto Instagram Ala Profesional

 

 

 

Recent Articles

Panduan Lengkap – Camera shot, Angles dan Perspektif

Pemilihan sudut kamera dengan dengat tepat akan memengaruhi reaksi audiens dan interpretasi tentang apa yang disajikan dalam layar.

Ponsel Black Market Resmi di Blokir, cek Imei Sebelum Membeli

Mulai tanggal 15 September 2020, Pemerintah Indonesia memberlakukan pemblokiran ponsel black market (BM) melalui identifikasi nomor International Mobile Equipment Identity (IMEI). handphone,...

Google mengumumkan paket hardware Meet, untuk ruang konferensi

Google dengan cepat memperbarui perangkat lunak konferensi video Google Meet-nya, karena pandemi COVID-19 berarti lebih banyak orang mengandalkannya . Baru baru ini,...

5 Trik Visual Storytelling : Membangun Karakter

Content creator sering bertanya "apa itu visual storytelling"?, Visualstorytelling adalah seni mengkomunikasikan ide, konsep, informasi, secara runtun, efektif melalui media visual agar...

85% Ekstensi Pada Browser Chrome Tidak Memiliki Kebijakan Privasi

Beberapa browser terkenal seperti Google Chrome menyediakan ekstensi, di mana fitur ini berguna bagi mereka yang ingin menggunakan pemblokir iklan, pintasan, menyimpan...

Stay on op - Ge the daily news in your inbox

Related Stories

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here