10 Trik Sederhana Membuat Video Toko Online Untuk Media Sosial

Di era millennials ini kamu  tidak perlu memiliki gelar sutradara atau memiliki peralatan super mewah untuk membuat video media sosial yang luar biasa. siapapun dapat membuat video yang menarik, dan viral –  serta membuat takjub  orang-orang yang menonton! kamu sudah tidak perlu menyewa kru video untuk membuat video menarik! Facebook dan Snapchat memiliki lebih dari 8 miliar tayangan video setiap hari dan ratusan juta jam dihabiskan untuk menonton video online setiap hari! Tantangan bagi kita saat ini adalah  – bagaimana menerapkan strategi video media sosial yang baik? berikut  tim bikinkonten membahas 10 kiat dan trik  bagaimana memanfaatkan  video di era kekinian. http://res.cloudinary.com/kji/image/upload/c_scale,h_365,w_750/v1534839526/StockSnap_NH7A2P7BUJ.1e800ac37204e2458b869a4aca17a012_otxvjn.jpg  

1.Buat Rencana Cerita

Setiap orang punya cerita dan setiap orang ingin mendengar dan melihat cerita yang bagus jadi, buat rencana cerita kamu dan tentukan apa yang ingin di dengar atau di lihat oleh  teman teman social media kamu jika kamu ingin menjual produk secara online, menggunakan video untuk menjelaskan produk kamu  adalah cara yang paling baik dan mudah untuk terhubung dengan pelanggan social media kamu. ceritakan tentang siapa kamu,,  apa arti brand yang kamu jual , manfaat, dan mengapa orang harus membeli produk itu,   berikutnya, misi, dan. kamu  dapat memposting video seperti ini pada palatform social media. Berikan sentuhan humanis pada produk kamu. Tentukan awal, tengah, dan akhir cerita dengan konflik atau masalah yang dapat di selesaikan oleh produk kamu. Tangkap hati pelanggan  dengan memukul titik sakit mereka dan mengatasinya! [embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=lBUJcD6Ws6s[/embedyt]

2.Kumpulkan Konten

Setelah kamu memiliki cerita untuk video yang akan kamu buat, kini saatnya mengumpulkan foto dan klip video yang menceritakan kisahkamu. Ada beberapa bagian kunci yang dapat kamu gunakan dalam video kamu  bahkan sebelum Anda mulai merekam.
Baca Juga  Ini Rahasia Jadi Populer di Youtube! Youtuber Wajib Tahu Bocoran Dari Google Indonesia
jika kamu membuat video untuk konten produk online kamu. Lihatlah jenis konten apa yang akan kamu  gunakan dalam strategi pemasaran online kamu. Ada kemungkinan sesuatu yang dapat digunakan ulang.misalnya situs web situs web kamu, materi cetak, email, dan kampanye media social, perhatikan juga:
  • Logo perusahaan
  • Foto produk
  • Foto tim atau headshots dari halaman Tentang Kami
  • Foto yang digunakan dalam brosur, papan nama, dll.
Baca Juga  Tips Langkah demi Langkah : Cara Mengedit Foto Instagram Ala Profesional
Instagram dan Snapchat Stories Apakah kamu memiliki Instagram atau Snapchat? Kemungkinannya kamu dapat menggunakan konten konten yang ada di sana. Konten Buatan Pengguna Tanyakan kepada pelanggan kamu! Orang yang menggunakan produk kamu dan menyukainya. orang  biasanya lebih dari senang menonton video yang memberi tahu pengalaman orang lain yang sudah menggunakan produk kamu. mintalah pelanggan kamu untuk membuat testimoni dengan menggunakan video  dan mengirim pada kolom komentar atau mengirim langsung kepada kamu . biasanya penggemar yang berada dalam video promosi untuk merek lebih cenderung membagikannya dengan teman-teman mereka!

3.Gunakan Audio Atau Text

Pastikan audio dalam video kamu jelas jika melakukan wawancara! Ini kuncinya. Tidak ada orang yang mau repot untuk mendengar apa yang dikatakan orang yang  kamu wawancarai  dengan kualitas audio yang kurang baik, Jika kamu menggunakan konten yang mungkin tidak memiliki audio, kamu dapat menggunakan teks untuk menyorot pesan-pesan penting. Teks dan Audio memberi kamu kesempatan untuk memambah informasi produk  yang mungkin tidak tergambarkan dalam video atau photo.

4. Jangan gunakan zoom digital.

Meskipun kedengarannya seperti ide yang bagus … sepertinya tidak pernah berhasil seperti yang kita inginkan. lebih baik kamu bergerak lebih dekat ke objek yang akan kamu rekam dan merekamlah dari jarak dekat.
Baca Juga  9 Tips "Bikinkonten" Kamu Disukai Google

5. Pencahayaan yang baik

Tidak ada yang ingin melihat video gelap di mana ada bayangan yang mengganggu. Pastikan kamu memiliki pencahayaan yang baik untuk wawancara  atau video produk dan berhati-hatilah ketika berganti dari satu adegan ke adegan berikutnya atau bergerak dari area gelap ke tempat terang. Hindari cahaya latar dan sorotan langsung di atas kepala subjek kamu.
Baca Juga  Tips Mengetahui Akun Facebook Kamu di Retas Atau Tidak

6. Perhatikan platform social media kamu

sebagain besar  platform sosialmedia menggunakan video dengan aspek rasio  video horizontal. Namun, untuk Snapchat dan Instagram keduanya paltfom ini menggunakan  video vertikal. Ada juga pemirsa yang berbeda di setiap jejaring sosial sehingga video sosial perlu diedit. Konten yang mungkin tepat  di Facebook mungkin memerlukan pendekatan yang  berbeda di Instagram, Twitter, atau Snapchat. Perlu diingat bahwa sebagian besar jaringan sosial memiliki opsi video berbeda yang tersemat pada paltformnya.

7. Gunakan aplikasi pengeditan

Jika terdapat jeda atau sesuatu  yang tidak  benar Edit saja. Jika kebutuhan pengeditan sederhana  misalnya kamu hanya ingin menyusun beberapa klip bersama dan kemudian menambahkan beberapa judul kamu cukup menggunakan aplikasi video editing untuk melakukannya. untuk lebih lengkap tentang aplikasi  pengeditan lihat di sini Ketika kamu merekam video, pertimbangkan untuk menggunakan beberapa  sudut yang pengambilan gambar sehingga ketika kamu mengeditnya nanti,akan memiliki berbagai gambar untuk dipilih.

8. Gunakan Ajakan ( Call To Action)

Setelah pemirsa sampai ke akhir video, apa yang kamu ingin mereka lakukan? Memiliki ajakan bertindak yang jelas diperlukan untuk melihat hasil yang kamu inginkan dari strategi video kamu. Kamu dapat menambahkan tautan di bagian akhir video dan pastikan ada cara bagi orang untuk mendapatkan produk kamu setelah mereka melihat video kamu yang luar biasa!
Baca Juga  Fitur HDR? Kapan dan Bagaimana Menggunakannya

9. Kail

Sama seperti awal cerita (apakah orang melihat tema?), 30 detik pertama video sosial adalah yang paling penting. Jika kamu dapat mengaitkan pemirsa dalam 30 detik pertama pertama, mereka lebih mungkin untuk menonton seluruh video  Tarik semua perhatian dan kreatifitas pada 30 detik pertama video kamu.

10. Singkat saja

Kita semua menjalani kehidupan yang sibukkarenanya buatlah video  pendek dan fokus. Video Twitter dibatasi pada 30 detik, Instagram memiliki maksimum 60 detik dan video Snapchat dibatasi pada 10 detik. Lansung mulai pada titik paling menarik pada video yang  kamu buat. Terakhir, lihat apa yang sudah  di lihat oleh audiens kamu dan dan biarkan mereka memberikan masukan dan kritikan untuk di jadikan isnpirasi video kamu berikutnya, jika kamau masi memiliki pertanyaan silahkan bertanya dan memberi masukan kepada tim bikin konten melalui kolom komentar di bawah ini.
Baca Juga  Merekam Video Stabil Tanpa Tripod
                   
 

Latest articles

Apa itu LUT?

LUT atau “Lookup Table” adalah perangkat yang digunakan untuk mengubah nilai input RGB ke nilai output RGB yang berbeda.

Wajib Tau, Bahas Isu Virus Corona Youtuber Tidak Akan Mendapat Bayaran Dari Iklan

Semua orang sepertinya ingin membicarakan tentang wabah virus corona, buat teman teman bikin konten terutama YouTuber sebaiknya hindari subjek ini -...

Facebook Berdayakan AI Untuk Mendeteksi Miliaran Akun Palsu

Facebook membuka informasi tentang alat yang digunakan untuk memerangi pembuatan akun palsu pada platform mereka, Facebook mengatakan memiliki metode...
44,2k Pengikut
Mengikuti

Related articles

2 Comments

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

My title