• Home
  • Course
  • About
More

    Dunia teknologi semakin berkembang pesat dari masa ke masa Di indonesia.Situasi ini memicu kemudahan dan kecepatan yang cenderung terbuka lebar di dalam mengakses beragam sumber informasi ataupun berita baik dari luar maupun dalam negeri.

    Bahkan Dalam era demokrasi dan globalisasi digital ini tidak menutup kemungkinan IPTEK menjadi sarana dan prasarana penting untuk membangun sebuah citra ataupun kejahatan.

    Kondisi ini memiliki sisi negatif bila dalam media sosial atau medsos bermunculan informasi atau berita kurang akurat , tidak berimbang atau keberpihakan terlebih lebih tak bisa di pertanggungjawakan dan hanya berisikan PEMBENARAN SUBJEKTIF yang berakibat mengaburkan masalah atau fitnah semata.

    Situasi ini perlu diwaspadai di mana masyarakat mudah mendapatkan akses langsung sehingga memiliki dampak kuat di bidang ilmu , pertahanan , keamanan , budaya , sosial , hukum , ekonomi dan politik yang berpengaruh dan melemah sendi sendi kehidupan berbangsa dan bernegara.

    Berdasarkan alasan tersebut organisasi atau perkumpulan kamerawan jurnalis Indonesia atau KJI merasa terpanggil dan peduli untuk ikut berperan aktif serta andil dalam mempertahankan dan memperkokoh ataupun memperkuat negara kesatuan republik Indonesia atau NKRI.

    Adapun langkah KJI ini setidaknya mampu menjadi salah satu terobosan sebagai SOSIAL KONTROL masyarakat agar dapat menjernihkan masalah dengan meletakan segala persoalan atau permasalahan di atas RELnya melalui DATA dan FAKTA seakurat mungkin mengacu KEBENARAN OBJEKTIF.

    Organisasi KJI sangat menyadari kepentingan negara dan nasional di atas segalanya termasuk berpegang teguh pada PANCASILA dan UUD 1945.

    KJI merupakan sebuah wadah profesi untuk berkumpulnya kamerawan yang pernah bekerja maupun Masih menjalankan tugas jurnalisnya.

    Semoga langkah kami para profesional yang independen dari profesi kamerawan jurnalis ini dapat memberikan sumbangsih melalui VISI dan MISI untuk mempercepat terwujudnya masyarakat sejahtera , berkeadilan dan makmur di Indonesia

    KAMERAWAN JURNALIS INDONESIA atau KJI merupakan wadah profesi untuk berkumpul kamerawan berita nasional dan internasional yang pernah bekerja maupun masih menjalankan tugas jurnalis.Menjadi tempat bernaung para profesional yang independent untuk meningkatkan kemampuan profesi kamerawan didalam mengembangkan dunia jurnalis yang sehat sesuai kode etik jurnalistik.

    KJI di cetuskan pada tanggal 30 Agustus 2008 melalui sarasehan kamerawan berita seluruh Indonesia di Jakarta media center.

    Dengan peran hanya pada keilmuan dan etika jurnalistik yang karya jurnalisnya selain memenuhi kode etik jurnalistik dan undang undang penyiaran juga dapat di nikmati kalangan melalui rangkaian cerita Audio visual sehingga menjadi tontonan menarik , menghibur dan pendidikan bagi masyarakat.

    Namun perkembangan dunia teknologi dan di era keterbukaan informasi ini memunculkan banyak berdiri perusahaan pers , baik cetak dan elektronik khusus nya industri televisi yang hadir sebagai lembaga penyiaran nasional dan lokal di tanah air.

    Kondisi ini selain berdampak pada kamerawan berita yang menemui beragam kompleksitas permasalahan di lapangan ketika melaksanakan tugas jurnalistiknya baik sesama jurnalis ataupun sumber berita juga timbulnya informasi ataupun berita yang tidak dapat di pertanggungjawabkan atau hoax.

    Situasi seperti inilah kji mengambil sikap sesuai perkembangan jaman dalam dunia digital melalui perubahan paradigma agar dapat tetap eksis dan terlindungi profesi kamerawan berita.

    Melalui kongres ke 3 kji pada tanggal 18 Pebruari 2017 diputuskan untuk melakukan penyempurnaan​ AD/ ART agar wadah ini dapat lebih bermanfaat bagi para anggotanya dalam meningkatkan kesejahteraannya.

    Dalam perjalanan kji dengan usia lebih dari 8 tahun ini , setidaknya bisa menjadi bekal awal agar lebih memantapkan wadah tersebut melalui SINERGI perbedaan pandangan serta pendapat demi menyatukan para anggota kehormatan , anggota senior maupun junior hingga tercipta kekuatan yang lebih besar.

    Sehingga kji merupakan tempat bernaung profesional yang independent dari profesi kamerawan jurnalis Indonesia untuk menyalurkan kreatifitas , bertukar pikiran di bidang ilmu teknologi dan melindungi profesi termasuk turut serta dalam mencerdaskan bangsa dengan target dapat MELINDUNGI dan MENSEJAHTERAKAN para anggotanya.

    Langkah penguatan dan penyempurnaan dapat dilaksanakan dengan kebersamaan dan kepedulian untuk membangun KOMITMEN dan KONSISTENSI dari seluruh anggota serta dapat menjadi LANDASAN DASAR dan KONSEP KERJA kji lebih kedepannya.

    Melangkah dengan motto ” bersama KJI untuk INDONESIA ” dan jargon ” STOP KEKERASAN terhadap JURNALIS ” akan lebih kuat dan membesarkan organisasi

    SUSUNAN PENGURUS KJI PERIODE 2017 – 2020

    PEMBINA:

    1. FERRY SYAHMINAN
    2. ANDI RICHARDI

    DEWAN PERTIMBANGAN:

      1. ASEP EDWARD
      2. AKMAL YUSMAR
      3. CHANDRA SAIBI
      4. GERMAN MINTAPRAJA
      5. JIMMY HW
      6. MUHAMMAD RAMDHANI
      7. TAUFIK MAROE

    PENGURUS :

    KETUA UMUM             : BRAM HARWIN

    SEKRETARIS JENDRAL : NURMAN SOLIHIN

    BENDAHARA UMUM    : ADIE DHARMAWAN SASONGKO

    BIDANG PEMBERDAYAAN :

      1. RUSTAM HARAHA
      2. MUS MULYADI
      3. HARDIYONO TJOKRO AMINOTO
      4. RONALD DENGAN

    BIDANG PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN :

      1. WILLYANDRY
      2. RAHMAT HADIYANTO
      3. ILMAWAN DWI HERTANTO

    BIDANG ORGANISASI :

    DEDI MUHSONI

    M. RINTO

    M. SUNU PROBO BASKORO

    BIDANG HUKUM :

    1. BAMBANG G. TUTUKO
    2. FAISAL REZA

    BIDANG INFORMASI DAN KOMUNIKASI

      1. AJI FATAHILAH
      2. ANGGI PRAYOSI HANDINI

    VISI :

      • MENCERDASKAN BANGSA INDONESIA.MELINDUNGI dan MENJAGA PROFESI KAMERAWAN​ JURNALIS tetap INDEPENDEN serta AMAN dan NYAMAN dalam tugas.
      • MENSEJAHTERAKAN ANGGOTA.

    MISI :

      • Memberikan informasi atau berita berdasarkan kaidah AUDIO VIDEO jurnalis ke masyarakat seutuhnya.
      • Menjadi SOSIAL KONTROL yang independent demi majunya Indonesia.
      • Membangun karakter bangsa berdasarkan ideologi negara kesatuan republik Indonesia.
      • Memberdayakan kemampuan KJI sesuai kompetensi dan kecakapan para anggotanya.
    My title