• Home
  • Course
  • News
  • About
More

    Apa dan Siapa Kontributor Televisi?

    DALAM praktek perolehan berita, stasiun televisi mengandalkan dua jenis jurnalis. Jurnalis pertama, yakni jurnalis yang bekerja dan berada wilayah yang sama dengan lokasi stasiun itu berada. Cirinya, jurnalis ini berada langsung dibawah kendali operasi newsroom, termasuk biro daerah. Mereka adalah organik karyawan, lebih terstruktur dari jenjang reporter, produser hingga eksekutif produser. Punya latar berlakang pendidikan yang lebih baik, kemampuan bahasa asing karena berasal dari strata sosial menengah. Karena organik perusahaan, ada jenjang karir dan jabatan yang diperoleh.

    Jurnalis tipe kedua adalah kontributor yang ditempatkan di lokasi yang jauh dari stasiun itu berdiri. Bisa ditempaktan di ibukota provinsi, atau di kota-kota yang dianggap penting mewakili target audien stasiun televisi. Kontributor tidak masuk dalam struktur dalam organisasi media televisi itu sendiri, mereka ini dikategorikan jurnalis freelance.  Mereka bukan organik perusahaan, sehingga relative tidak ada jenjang karir dan jabatan yang jelas.

    Para kontributor ini, biasanya ditempatkan di kota provinsi atau kota dan kabupaten penting. Cakupan wilayah liputan mereka sangat luas. Anda bayangkan, untuk provinsi Jawa Barat sendiri, luasnya 35,3 km2 dengan jumlah 26 kabupaten dan kota. Jawa Barat adalah provinsi penting bagi industri televisi, sehingga akan diprioritaskan untuk dikelola minimal seorang kontributor berita. Nah, para kontributor itu, yang tidak mendapat gaji tetap, tidak dapat fasilitas kantor dan alat transportasi seperti rekan-rekannya di kantor pusat, akan kewalahan memonitor luas wilayah liputannya. Oleh karena itu, mereka ‘diijinkan’ oleh pengelola newsroom untuk merekrut asisten sendiri. asisten ini di sebut stringer. Stringer ini, sering disebut pengelola newsroom televisi dengan sebutan “tuyul-tuyul”. Dinamakan seperti mahluk kasat mata itu, karena mereka memang tugasnya mengumpulkan berita-berita dari daerah yang tak terjangkau kontributor. Mereka jarang kelihatan, tapi dapat diandalkan mengumpulkan berita.

    Baca Juga  Yuk Mengenal dan Memahami Rating TV Nielsen

    “CCC

    Seperti pada tulisan Teman kami kontributor televisi di tangerang 

    sebelom lu ngejudge gw dengan kata kata “lu kan wartawan,yang rapihan dikit kek” gw jelasin nih,kerjaan kontributor itu gak ada jam kerjanya fren,kami standbye 24 jam sehari 7 hari seminggu 30 hari sebulan 12 bulan setahun,”gak punya libur dong?” punya,tapi harus izin cuti dulu.wilayah kerja kami mencakup satu kota atau lebih,wilayah kerja gw sendiri mencakup 3 kota : kota tangerang,kota tangerang selatan,kabupaten tangerang,luas kan…

    nah soal pakaian,gw milih pakaian dari badan sampe kaki gw milih yang nyaman dan fungsional,biasanya gw pake kaos warna hitam atau kemeja sesekali,celana gw milih blue jeans biar gak terlalu keliatan kalau kotor,karena gw bisa gak pulang sampe 3 hari,sepatu gw milih sepatu cassual kanvas atau sepatu gunung biar enak,kalau buat jalan jauh telapak kaki gak sakit

    Baca Juga  DSLR Video: Video Frame Rate ( fps)

    sebenernya sama aja kan kaya yg lu pake sehari hari? perbedaannya disini,wilayah kerja gw 3 kota yang dari satu titik liputan ke titik liputan lainnya tuh kadang sampe 70 km,lu kebayang 70 km gw sikat naek motor mau panas atau hujan,siang atau malem,macet atau lancar.gw berangkat ganteng kek charlie st12 sampe lokasi liputan gw bisa berubah jadi jelek kek dude herlino fren.

    belum lgi kalau gw mesti nge follow up terus berita yang lagi hot dan tekape nya jauh,bisa berhari hari gw gak pulang,tidur dimana aja jadi,mandi seketemunya kamar mandi,makan?makan ya makan aja frenn,urusan perut masih aja nahan nahan.

    hal hal diatas ITU YANG BIKIN GW JADI DEKIL!!!,terus kalau gw dekil lu bisa ngerendahn gw?ah kamera lu kecil kek maena maenan beli di SD,,,gw pake handycam kecil karena gampang dibawa bawa,gampang diumpetin kalau lg liputan yang beresiko,plus kalau rusak gw gak rugi rugi amat,karena kerusakan alat gak ditanggung kantor,apa yg lu punya tp gw gak punya?pendidikan?jangan ngomong,gaji lu kecil?kalu lu manager gaji lu 7 juta,gw bayarin sini gaji lu,mobil?lu ngerendahin gw gegara lu naek mobil sedangkan gw naek motor?gw punya frenn,cuma gak efisien kalau gw liputan pake motor.muka jelek?yah muka mah bawaan lahir bego jangan diomongin (donnydanger)  

    Baca Juga  DSLR Video: Video Frame Rate ( fps)

    banyak polemik didalam membedah soal kontributor ini, pasalnya memang hingga kini professi tersebut masih simpang siur status dan segala macam resiko yang dihadapi oleh kontributor jika mengalami hal – hal yang merugikan, seperti terjadi kecelakaan, atau pun tindak kekerasan.

    Apakah anda mengetahui mereka menarik gas sepeda motornya dengan kecepatan yang sangat tinggi agar tidak kehilangan berita?, atau mungkin apakah anda mengetahui bagaimana anak dan istri mereka menunggu di rumah berharap dapat melakukan komunikasi seperti yang di lakukan oleh jurnalis tv yang lain?. Ya, seorang kontributor harus memiliki mental yang sangat tinggi.

     

    Mungkin bisa dipahami televisi banyak menggunakan tenaga jurnalis lepas (kontributor). Disamping terbebas dari berbagai keterkaitan dengan ketentuan aturan-aturan baku ketenagakerjaan, juga menghemat biaya (cost) dalam operasionalnya.

    Dalam banyak kasus, hak dasar jurnalis seperti honor basis, kontrak kerja, jaminan kesehatan, serta tunjangan hari tua tidak dipenuhi perusahaan. Masih banyak jurnalis dibayar dibawah standar upah minimum kota (UMK) yang ditetapkan oleh pemerintah.

    Kontributor atau Koresponden yang belum menjadi karyawan atau kesempatan mereka untuk menjadi karyawan memang sengaja dipersulit perusahaan media, selayaknya tetap diberikan honor tetapi yang besarannya tergantung dari perusahaan media bersangkutan atau mungkin minimal 50 persen UMK. Selebihnya mereka mendapatkan penghasilan dari honor karya jurnalistik yang dibayar berdasarkan jumlah berita yang dihasilkan dalam periode satu bulan. Selain honor tetap, selayaknya perusahaan media juga memberikan jaminan kesehatan.

    Baca Juga  Yuk Mengenal dan Memahami Rating TV Nielsen

    Selain itu, jurnalis yang berstatus kontributor harus berjibaku dengan masalah kesehatan diri atau keluarganya. Kalau cuma masuk angin mungkin ngak masalah, tapi begitu dia atau anggota keluarga intinya terkena penyakit agak berat dan memerlukan perawatan lebih lanjut atau terkena kecelakaan kerja saat meliput, mereka harus jungkir balik sendiri untuk mencari biayanya.

    Baca Juga  Bisakah saya menjadi news cameraman?

    Bantuan dari perusahaan media tempat dia bernaung biasanya ala kadarnya, ini karena ketidakjelasan status mereka. Selebihnya mereka mengandalkan bantuan dari solidaritas teman-teman jurnalis atau donatur.

    Tapi sangat perlu diperhatikan juga, suburnya kontributor lebih pada kenyataannya menyuburkan praktik-praktik penyalahgunaan fungsi jurnalistik, ketibang pembelajaran jurnalistik yang baik sesuai etik yang tersandang disetiap insan pers.

    Alhasil, tercipta lah ‘predator-predator’ jurnalis televisi. Di mana sepengalaman saya sebagai insan jurnalistik, tak pernah terjadi seperti ketika dulu televisi tak menciptakan kontributor.Sebagai contoh, seorang dengan bebas mengaku kontributor sebuah televisi dan  dengan bebasnya mengelabui para nara sumber dengan mengedepankan atribut televisi yang disandangnya. Mereka pun membuat group-group  melakukan ancaman, tekanan dan  terhadap nara sumber.

    Jurnalis adalah profesi bukan sebuah pekerjaan dan apabila seorang jurnalis profesional dalam menjalankan profesinya, yaitu dia paham dan jago dalamp rofesinya, tahu aturan-aturan main yang ada, maka otomatis dia layak disebut JURNALIS. (berbagai sumber)

     

     

     

    Recent Articles

    Yuk Mengenal Teknologi Artificial Intelligence di Kamera Hp

    Teknologi ponsel genggam saat ini terus berkembang, tak terkecuali fitur kamera yang sudah memanfaatkan teknologi artificial intelligence (AI). Sesuai dengan...

    MacBook Pro 15 Inci Dilarang Masuk Pesawat di AS, Ini Alasannya

    Lembaga keamanan penerbangan di Amerika Serikat melarang laptop MacBook Pro masuk pesawat. Alasannya terletak di urusan baterai. Apple sendiri...

    Yuk mengenal Perbedaan Netflix, Prime Video, Genflix, iflix, dan HOOQ

    Layanan streaming berbayar kini mulai merajalela hingga menggeser media konvensional untuk menyaksikan berbagai tayangan. Netflix adalah salah satunya. Penyedia layanan media streaming digital yang berbasis di...

    WhatsApp Bisa Dikunci dengan Sidik Jari, Begini Caranya

    Cara Pakai Filter AR InstaStories Baru di Instagram

    Instagram kini punya banyak filter AR baru di platformnya. Hal ini dimungkinkan karena media sosial itu telah membebaskan penggunanya untuk membuat filter Augmented Reality...

    Related Stories

    Leave A Reply

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    Stay on op - Ge the daily news in your inbox

    My title