Facebook Live VS Youtube Live

Facebook Live VS Youtube Live

Sebelum bulan Juli 2016 tahun lalu, saya masih bisa menayangkan Live Youtube dan Facebook secara berbarengan. Jadi saya bisa melakukan dua kali Livestreaming secara simultan atau bersamaan. Live asli di youtube dan live hasil share youtube di facebook. Karena saat itu facebook belum memiliki fasilitas Live sendiri, maka facebook “membiarkan” youtube untuk live di facebook. Rupanya facebook diam-diam mempelajari tingkah laku pesaingnya ini.

Seingat saya, pada Selasa, 16 Agustus 2016, saya sudah tidak dapat melakukan hal yang sama lagi di account facebook saya. Saya juga tidak tahu pasti , sejak kapan hal ini tidak dapat dilakukan lagi. Memang hasil share dari live di youtube tetap bisa dishare di account facebook, tetapi sudah ada perbedaan. Kini Facebook mulai membatasi diri untuk menayangkan video dari youtube. Kalo dulu banyak sekali kita temukan video-video youtube di facebook, kini semakin jarang. Paling kita hanya menemukan link-link youtube, tidak seperti dulu. Kedua begitu linknya diklik –kita langsung akan ‘dikembalikan’ ke account youtube.. Jadi kita tidak melihat video youtube di facebook. Padahal saya dulu beberapa kali telah melakukan trik seperti ini. Yaitu, saya live di Youtube dan saya relay atau re-broadcast di facebook.

Saya tidak tahu, apakah karena ketidakmampuan saya sehingga tidak dapat menemukannya lagi. Atau memang facebook sudah mulai memproteksi diri. Sejak diluncurkannya layanan Live di facebook, sekitar Juli 2016, tampaknya Facebook cepat berbenah dan menata tampilan Live-nya. Karena Mark Zuckerberg yakin ke depan adalah era keemasan video melalui Livestreaming.

Dulu awalnya tayangan live di facebook hanya menggunakan logo kepala orang yang dilingkari garis dua. Kalo kita sedang melakukan melakukan live, maka logo itu akan berwarna merah, yang mengindikasikan kita sedang melakukan Live. Tetapi sekarang logo itu sudah diganti dengan tulisan : LIVE yang berwarna merah. Tulisan itu berada di sebelah kanan atas di tampilan layar facebook , atau di kiri atas dari pemirsa. Persis sama dengan apa yang dilakukan oleh stasiun televisi ketika sedang Live Broadcast.

Baca Juga  Panduan Render Adobe Premiere Pro: How-to untuk Pemula
Baca Juga  Cara menghentikan Aplikasi Yang Mencuri data Dari Facebook Kamu

Ada satu hal yang sangat esensial antara Facebook Live dan Youtube Live. Hal ini berkaitan dengan ide dasar pembuatan media sosial ini. Youtube yang didirikan sekitar tahun 2005, adalah ‘raksasa’ dan rajanya dalam masalah video. Baik sistem arsipnya, servernya, hak cipta music yang ada di videonya, sistem pencariannya dan bahkan sampai sistem livenya. Rasanya sulit menandingi keperkasaan Youtube. Namun, ternyata youtube masih memerlukan media lain untuk menshare link videonya. Maka tak mengherankan bila link video di youtube banyak yang dishare melalui website , twitter, dan facebook tentu saja. Karena kalo kita melakukan live di youtube harus tahu atau mencari linknya dulu jika akan melihat. Berbeda dengan live di facebook, yang dengan mudah diketahui teman-teman kita saat melakukan live.

Barangkali inilah yang kemudian disadari facebook, yang basisnya memang jejaring sosial. Meski facebook diluncurkan sejak 2004 tetapi layanan livenya baru diujicobakan sekitar awal tahun 2016. Sehingga facebook mulai melirik dan merambah video dan layanan livenya. Berbeda dengan youtube, Facebook tidak perlu menshare lagi ke media sosial lainnya, karena ‘warga negaranya’ facebook sudah banyak banget. Sehingga jika kita melakukan Live di facebook dan dishare untuk publik, maka warga facebook bisa langsung menonton secara Live ataupun versi recordnya. Setahu saya, ( mohon koreksi jika salah ) sampai saat ini kita belum bisa mencari atau searching video hasil tayangan Live di facebook dengan menggunakan google misalnya. Berbeda dengan Youtube, kita dengan mudah dapat mencari video-video yang ada di youtube dengan melakukan searching di google misalnya.

Memang kalo kita ingin mendapatkan uang atau Monetize, Youtube lebih dapat diandalkan. Bahkan banyak orang dapat mendapatkan penghasilan dengan menjadi Youtuber. Sementara Facebook belum bisa meniru gaya Youtube, dengan pemasangan ads atau iklan di video yang kita upload.

Baca Juga  Cara menghentikan Aplikasi Yang Mencuri data Dari Facebook Kamu
Baca Juga  Panduan Render Adobe Premiere Pro: How-to untuk Pemula

Meski sebagai pemain baru di layanan Live, namun facebook memiliki kekuatan yang sangat dahsyat untuk mempublish tayangan livenya. Menarik untuk kita tunggu, bagaimana Youtube mengantisipasi dan menghadapi penetrasi dari facebook live ini.

Sigit Purwono @raturutv
Penggiat Live di Media Sosial
www.facebook.com/sigit.purwono
www.balilivestreaming.com

Recent Articles

Panduan Lengkap – Camera shot, Angles dan Perspektif

Pemilihan sudut kamera dengan dengat tepat akan memengaruhi reaksi audiens dan interpretasi tentang apa yang disajikan dalam layar.

Ponsel Black Market Resmi di Blokir, cek Imei Sebelum Membeli

Mulai tanggal 15 September 2020, Pemerintah Indonesia memberlakukan pemblokiran ponsel black market (BM) melalui identifikasi nomor International Mobile Equipment Identity (IMEI). handphone,...

Google mengumumkan paket hardware Meet, untuk ruang konferensi

Google dengan cepat memperbarui perangkat lunak konferensi video Google Meet-nya, karena pandemi COVID-19 berarti lebih banyak orang mengandalkannya . Baru baru ini,...

5 Trik Visual Storytelling : Membangun Karakter

Content creator sering bertanya "apa itu visual storytelling"?, Visualstorytelling adalah seni mengkomunikasikan ide, konsep, informasi, secara runtun, efektif melalui media visual agar...

85% Ekstensi Pada Browser Chrome Tidak Memiliki Kebijakan Privasi

Beberapa browser terkenal seperti Google Chrome menyediakan ekstensi, di mana fitur ini berguna bagi mereka yang ingin menggunakan pemblokir iklan, pintasan, menyimpan...

Stay on op - Ge the daily news in your inbox

Related Stories

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here